4 May 2019

STRATEGI OPERASI HITUNG BILANGAN

Salam Pendidikan,

Sobat pengunjung blog yang berbahagia. Pada kesempatan ini saya akan mengulas sebuah artikel dengan tema Strategi operasi hitung bilangan. Strategi yang tepat akan meningkatkan hasil belajar siswa. 
strategi operasi hitung bilangan
 gambar strategi operasi hitung bilangan

Sistem Desimal adalah sistem operasi bilangan yang dipakai dalam dunia pendidikan. Baik dalam penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Operasi hitung bilangan menjadi alat dalam memahami berbagai persoalan matematika.

Dengan kata lain target operasi bilangan bukan lagi bisa atau tidak bisa, mudah atau sulit tetapi cepat atau lambat dapat dijadikan tolok ukurnya. Mengapa demikian?. Untuk bisa melakukan operasi bilangan dengan mudan dan cepat harus menguasai konsep operasi bilangan sistem desimal dengan baik dan benar.

Operasi bilangan sistem desimal pada sistem operasinya dilakukan sesuai dengan nilai tempat masing-masing. Inilah yang menjadi dasar pijakan dan rahasia kenapa anak pertama kali belajar matematika harus bisa membaca lambang bilangan dengan benar minimal sampai 3 digit angka, dan melakukan operasi bilangan sampai 3 angka digit juga. 

Sesuai dengan kurikulum nasional dijelaskan bahwa proses belajar hitung mulai dari operasi hitung satu angka, kemudian dua angka dan seterusnya tiga angka.

Lambang bilangan "234" dibaca dua ratus tiga puluh empat artinya dua ratus dan tiga puluh dan empat maka ditulis 234 = 200 + 30 + 4. Bila kita pahami dengan baik maka "234" terdiri dari "tiga angka" yang masing-masing mempunya nilai sendiri-sendiri berdasarkan letak atau tempatnya. Biasanya disebut 2 ratusan 3 puluhan 4 satuan.

Kemampuan memahami nilai bilangan menjadi kunci pokok penentu operasi bilangan itu menjadi mudah atau sulit. Perhatikan gambar di bawah ini:
gambar soal
gambar soal 
  1. Soal 1 adalah penjumlahan 1 angka 3 + 2  disatuan.
  2. Soal 2 adalah penjumlahan 2 angka meliputi  3 + 2  dipuluhan dan 3 + 2  disatuan.
  3. Soal 1 adalah penjumlahan 3 angka meliputi 3 + 2  diratusan 3 + 2  di puluhan dan 3 + 2  disatuan

 Apabila operasi hitung dipahami sebagai operasi hitung penjumlahan satu angka kemudian dua angka dan tiga angka maka operasi hitung penjumlahan tidaklah bertambah sulit bahkan semakin mudah sebab anak semakin terampil melakukan penjumlahan 3 + 2 = 5. 

Apabila pemisah nilai, kita sebut dengan kata "Dan" pada bahasa belajar dan mengajar maka bisa disebut kemampuan memahami nilai tempat indikatornya muncul kata " Dan" pada operasi hitung bilangan banyak digit.

Munculnya kata " Dan" pada pemisah nilai bilangan adalah indikator tentang nilai tempat operasi bilangan sistem desimal.
gambar operasi hitung perkalian
gambar operasi hitung perkalian

  1. soal pertama adalah perkalian 1 angka 3 X 2 di satuan
  2. Soal kedua adalah perkalian 2 angka meliputi 2 x 2 di satuan , 3 x 2 dipuluhan
  3. Soal ketiga perkalian 3 angka meliputi 1 x 2 di satuan, 2 x 2 di puluhan dan 3 x 2 di ratusan
gambar operasi hitung pembangian
  1. Pembagian 1 angka
  2. Pembagian 2 angka meliputi 9 : 3 di puluhan dan 6 : 3 di satuan
  3. Pembangian 3 angka meliputi 9 : 3 di ratusan, 6 : 3 di puluhan dan 3 : 3 di satuan
Dari pemahaman secara umum operasi bilangan sudah sewajarnya tidak semakin sulit bila nilainya semakin besar, justru semakin mudah. Jika kita pahami operasinya dilakukan berdasarkan nilai tempat masing-masing.

Semoga artikel saya ulas pada kesempatan ini dapat  menambah pengetahuan anda berkaitan dengan operasi hitung bilangan. sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya

3 May 2019

PERKEMBANGAN ALAT PERAGA HITUNG

Salam Pendidikan,


Hai....!  sobat pengunjung setia blog ini, pada kesempatan ini saya akan mengulas perkembangan alat hitung. Bagi anda orangtua, rekan pendidik dan adik-adik bisa memanfaatkan artikel ini untuk membantu anak-anak dalam belajar matematika.

gambar perkembangan peraga  alat hitung
Gambar perkembangan peraga  alat hitung
Apakah belajar matematika kamu anggap sulit?. Tentunya jawaban iya, mengapa demikian?. Selama ini mengerjakan soal matematika dianggap memerlukan waktu yang lama bila dibandingkan mengerjakan soal mata pelajaran lainnya. 

Solusi dari permasalahan di atas adalah mengerjakan soal matematikan akan lebih mudah, cepat, benar jika mengetahui rahasia dan strategi pengerjaannya. Bagaimana penasarankan dengan tips yang saya tawarkan.

Akan lebih baik jika kita pahami dulu perkembangan alat hitung yang ada dan sering kita jumpai dalam pembelajaran matematika.

Semangat aritmatika adalah sebuah kekayaan primordial manusia. Naluri berhitung pada manusia selalu melekat dalam kehidupan manusia. Hampir semua sisi kehidupan manusia tidak terlepas dari apa yang namanya matermatik.

Sistem angka dibentuk menurut irama yang berbeda-beda. Alat hitung yang lahirpun berbeda-beda. Kehadiran alat hitung pada dasarnya dibuat guna mempermudah proses aritmatika. Itulah sebabnya perkembangan alat hitung selau mengalami perubahan dan perbaikkan dari waktu ke waktu.

Berbagai macam jenis alat hitung masih terus digunakan , meski mengandung kelemahan dan keterbatasan. Misalnya kalkulator merupakan alat hitung elektronik namun tidak mampu menggusur alat hitung yang ada sebelumnya. Mengapa demikian?. Dibalik kelemahan alat hitung terdahulu ternyata memiliki fungsi meningkatkan kemampuan mental aritmatika. Contohnya abacus Jepang. Keadaan ini menggugah dunia untuk menggunakan abacus sebagai alat hitung dalam dunia pendidikan anak.

Beberapa alat hitung yang masih digunakan hingga sekarang antara lain:

A. Batu kerikil.
Batu kerikil sebagai simbol nilai satu adalah alat hitung yang sering dipakai. Selain mudah dipahamin penggunaan kerikil juga dapat digunakan untuk mengajarkan aritmatika. Bentuknya beragam . Ada yang berupa lidi, jari-jari tangan. Pada prinsipnya alat bantu ini bernilai satu.

Batu kerikil memiliki kelemahan antara lain tidak dapat digunakan untuk penjumlahan yang sangat banyak. Alat ini juga tidak dapat digunakan untuk operasi bilangan sebab tidak bisa mewakili nilai puluhan, ratusan, ribuan. Sehingga akan sulit digunakan untuk operasi hitung perkalian dan pembagian.

B. Rusian Abacus ( Abacus Manik 10)
Alat ini banyak digunakan di beberapa negara di dunia termasuk Indonesia.  Hampir diseluruh toko alat tulis menjual ini. Alat ini dapat digunakan untuk siswa TK dan SD.

Nilai manik-manik adalah 1. Baris kesatu "nilai satuan", baris kedua "nilai puluhan" baris ketiga "nilai ratusan". Dengan menggeser manik-manik sesuai nilai jumlah yang diharapkan ke atas, itulah nilainya.

Sisi lemahnya adalah ketika untuk menulis nilai sebuah bilangan misalnya:
a. 10 " pakai 1 baris ke II atau 10 baris ke I".
b. 20 " pakai 2 baris ke II atau 1 baris II dan 10 baris ke I"
c. 1100 " pakai 1 baris IV dan 1 bari III atau 10 baris III dan 9 baris II dan 10 baris I"
terlalu banyak alternatif penulisan sebuah bilangan, keadaan ini sangat menyulitkan anak.

C. Abacus 5 dan 2 ( Cina Abacus)
Alat ini dikembangkan di Cina, banyak digunakan oleh pedagang lantaran kebiasaan yang lama. Mereka menggunkan sempoa ini secepat kalkulator. Abacus cina sangat efektif dan efisien untuk memproses operasi bilangan dalam jumlah banyak. Kelemahannya nilai ganda pada manik-manik kanan.

D. Abacus manik 4 dan 1 (Abacus Jepang)
Alat ini dikembangkan di Jepang dan digunakan pada dunia pendidikan sebagai alat bantu hitung pada anak-anak sekolah dasar. Penggunaan abacus jepang dalam operasi hitung lebih sempurna dari alat hitung sebelumnya. karena dalam penulisannya hanya ada 1 alternatif dan sesuai dengan kaidah cara penulisan bilangan.

E. Abacus 99 (Indonesia Abacus)
Abacus jumlah manik-manik 9 dalam pembuatannya diilhami dari angka 9. angka paling besar dan sempurna. Kelebihan alat ini adalah mengatasi berbagai kesulitan  dalam penulisan nilai bilangan, operasi penjumlahan, perkalian, dan pembagian. Alat ini bisa digunakan oleh anak dari semua level usia. Penulisan maupun operasi bilangan hanya ada 1 alternatif. Abacus 99 sangat cocok dan tepat digunakan di dunia pendidikan di Indonesia.

Bagaimana perasaan anda setelah membaca artikel ini. senang bukan. sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya. Selamat belajar. 

2 May 2019

APLIKASI RAPORT K13 SMP

Salam  Pendidikan,

Bertemu kembali dengan saya admin blog ini. pada kesempatan ini saya akan mengulas aplikasi raport kurikulum 2013 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama ( SMP). Bagi anda yang menjadi wali kelas di sekolah SMP yang menerapkan K13 tentunya sangat memerlukan aplikasi raport K13 ini. Sebentar lagi akan dilaksanakan Penilaian Akhir Semester Genap yang sering disebut dengan PAS.  
gambar aplikasi raport smp k13
Gambar aplikasi raport SMP K13

Sebagai seorang guru sangat perlu memanfaatkan kecanggihan teknologi pada saat ini yang salah satunya adalah pemanfaatan ms. excel dalam pengolahan nilai dan raport K-13. Dengan kata lain karena tuntutan zaman harus kita ikuti. 


Beberapa kemudahan menggunakan aplikasi raport k13 yang berbasis MS. Excel adalah adanya sistem otomatis pada penulisan deskripsi pada nilai pengetahuan dan nilai spiritualnya. Anda bisa membayangkan jika semua deskripsi dibuat secara manual tentunya akan memerlukan waktu yang relatif lama. Sementara waktu yang diberikan pada kegiatan pengoreksian lembar jawaban hasil penilaian akhir semester dan  rekap nilai relatif singkat.

Selain itu anda juga bisa mulai menginput nilai harian siswa, nilai ulangan penilaian tengah semester dimulai dari sekarang. begitu juga dengan data siswanya juga dapat kita input lebih awal. Hal ini bertujuan memperingan pekerjaan kita dalam memanfaatkan waktu. Coba bayangkan jika semua dikerjakan pada waktu pengisian raport tentunya akan memerlukan waktu yang cukup lama. belum lagi anda mengoreksi hasil ujian penilaian akhir semester ini. 

bagi anda yang memerlukan Aplikasi Raport K-13 SMP silahkan di download melalui link di bawah ini:


Demikianlah yang dapat kami bagikan tentang "Aplikasi Raport K13 Jenjang SMP. Semoga bermanfaat bagi anda yang membutuhkan serta dapat membantu rekan-rekan guru dalam merencanakan penilaian di kelas. Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya. Bila artikel ini bermanfaat, anda boleh membagikannya atau memberikan komentar yang bersifat membangun. Salam Literasi. 

1 May 2019

DOWNLOAD PIDATO MENDIKBUD RI HARDIKNAS 2019

Salam Pendidikan, 
Apa kabar sobat pengunjung blog setia, jika pada artikel sebelumnya membahas tentang pedoman upacara peringatan hari pendidikan nasional pada tahun 2019 yang dapat anda baca disini. Namun pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tanggal 02 Mei 2019. 

Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini, akan dibacakan oleh pembina upacara, Inspektor upacara peringantan Hari Pendidikan Nasional pada saat upacara bendera. Sambutan ini akan di bacakan pada saat upacara bendera pada bagian amanat pembina upacara.

Secara umum sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini terdiri dari 5 halaman dan ditandatangani langsung oleh Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yakni Bapak Muhadjir Effendy. 

Berikut ini adalah sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang saya ketik ulang, sehinggga akan memudahkan anda yang bertindak sebagai petugas atau panitia pelaksana kegiatan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional pada tahun ini pada lembaga/instansi pemerintah.
Gambar Sambutan Mendikbud RI Hardiknas 2019
Gambar Sambutan Mendikbud RI Hardiknas 2019

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

Dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2019

Assalamu’alaikum wr wb
Salam sejahtera
Oom swastiastu
Namo Budaya
Salam kebajikan

Hari ini Tuhan masih memberi kesempatan kepada kita untuk merayakan Hari Pendidikan
Nasional Tahun 2019. Untuk itu, marilah kita bersama-sama bermunajat, memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Pemurah, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya untuk kita dan seluruh rakyat Indonesia. Sebagaimana kita ketahui, tanggal 2 Mei diambil dari hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara. Tokoh pahlawan nasional sekaligus Bapak Pendidikan Nasional. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Pengasih memberi kedudukan yang mulia kepada beliau dan para pahlawan, khususnya para pejuang pendidikan yang telah mendahului kita. Amin.

Saudara sebangsa dan setanah air di mana saja berada,

Kita juga bersyukur, bangsa Indonesia baru saja berhasil melewati tahap puncak perhelatan
Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, tanggal 17 April 2019 yang lalu. Kini prosesnya masih berlanjut menuju penentuan akhir tanggal 22 mei 2019. Dilihat dari sudut pandang pendidikan, di dalam Pemilihan Umum harus terjadi proses pembelajaran bagi setiap warga negara. Proses belajar pada hakikatnya adalah momentum terjadinya perubahan tingkah laku menuju ke kedewasaan.

Dalam hal ini semakin dewasa dalam berdemokrasi. Perlu kita ketahui bersama bahwa terbentuknya warga negara yang demokratis merupakan tujuan pendidikan nasional kita. UndangUndang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 13: menyebutkan “Tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.Adalah hal yang lumrah, dalam kontestasi demokrasi selalu meninggalkan jejak-jejak residual yang bisa menimbulkan keretakan bahkan perpecahan. Dalam momentum seperti ini tanggungjawab nasional kita dipertaruhkan. Tanggung jawab untuk selalu menjaga aset vital bangsa yang tak ternilai harganya, yaitu semangat kerukunan, persaudaraan, dan persatuan.

Bapak dan ibu serta saudara sebangsa dan setanah air,

Selama empat tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo-Yusuf Kalla lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur atau prasarana. Pembangunan prasarana transportasi darat, laut maupun udara. Mulai jalan tol hingga jalan pedesaan, pelabuhan, dan lapangan terbang. 

Di samping infrastruktur komunikasi, infrastruktur pengairan untuk memenuhi kebutuhan air dan irigasi serta infrastruktur energi. Kecukupan infrastruktur adalah merupakan prasyarat untuk menjadi negara maju. Tidak ada satupun negara maju tanpa didukung infrastruktur yang cukup. Dalam hal infrastruktur ini, sebagaimana dinyatakan oleh Presiden Jokowi, Indonesia batas negara, seperti anak-anak keturunan Indonesia yang berada di Sabah dan Serawak, negara bagian Malaysia.

Saudara sebangsa dan setanah air,

Sebagaimana telah disampaikan oleh Presiden dalam banyak kesempatan, perhatian
pemerintah saat ini mulai bergeser dari pembangunan infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia. Di sini kekuatan sektor pendidikan dan kebudayaan menemukan urgensinya. Terkait dengan itulah, tema Hari Pendidikan Nasional tahun 2019 adalah “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan.” Tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumberdaya-sumberdaya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan.

Dalam perspektif Kemendikbud pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja. Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sementara ikhtiar membekali ketrampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan. Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah.

Saudara sebangsa dan setanah air,

Peradaban dunia berkembang secepat deret ukur. Sementara dunia pendidikan bergerak seperti deret hitung. Hadirnya Revolusi Industri 4.0 telah mempengaruhi cara kita hidup, bekerja, dan belajar. Perkembangan teknologi yang semakin canggih, dapat mempengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik. Peserta didik harus memiliki karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan global yang bergerak cepat.

Saat ini peserta didik kita didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru. Hal ini bisa dimanfaatkanoleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tri pusat pendidikan: keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ketiga pusat pendidikan tersebut harus saling mendukung dan menguatkan.

Selaras dengan itu, dalam konteks kebudayaan, posisi kebudayaan sebagai basis pendidikan nasional semakin kukuh dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta Kongres Kebudayaan tahun 2018. Implementasinya diharapkan semakin meningkatkan ketahanan budaya, meningkat pula dalam mengambil peran di tengah peradaban dunia.

Penguatan karakter anak juga ditopang dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 24 Tahun
2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Kecintaan dan kebanggaan pada simbol-simbol negara itu harus terus ditanamkan agar mampu membentuk generasi yang kuat rasa nasionalismenya dan berjiwa patriot.

Saudara sebangsa dan setanah air,

Kita juga tidak dapat menutup mata terhadap berbagai keterbatasan yang masih ada dalam
proses pembangunan pendidikan dan kebudayaan di tanah air. Kita masih dihadapkan pada
kompleksitas masalah guru dan tenaga kependidikan. Kita juga masih sering menjumpai kasus-kasus yang tidak mencerminkan kemajuan pendidikan, betapapun pemerintah senantiasa responsif dalam memecahkan masalah-masalah tersebut selaras dengan paradigma pendidikan. 

Kita juga mencatat, anggaran pendidikan kita sekitar 63% dikelola daerah. Oleh karena itu, perlu diingatkan terus-menerus agar daerah mengambil peran yang lebih aktif dalam memanfaatkan dana APBN baik melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan memperhatikan kualitas pemanfaatan untuk program-program prioritas, serta APBD yang menjamin anggaran pendidikan minimal 20%.

Dalam konteks ini, pembangunan pendidikan dan kebudayaan dalam rangka penguatan sumber daya manusia yang berkualitas, akan berjalan secara optimal manakala pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan yang ada proaktif dan lebih aktif dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan dan kebudayaan. 

Saudara sebangsa dan setanah air,

Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional ini, marilah kita konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Selanjutnya, atas nama pemerintah, izinkan saya menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para insan pendidikan dan kebudayaan di seluruh penjuru negeri, terutama kepada Ibu dan Bapak pendidik dan tenaga kependidikan di semua jenjang, para pegiat PAUD, pegiat literasi, para tokoh agama, wartawan, dan kontributor pendidik lainnya, yang tak lelah menyalakan mimpi, memberikan inspirasi, membuka jalan terang masa depan anak Indonesia agar menjadi manusia cerdas berkarakter kuat dan memberikan manfaat bagi sekitarnya. Selamat Hari Pendidikan Nasional. Teruslah bersemangat dan tulus menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan Indonesia. Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Mulia, Maha Pemberi Anugerah, selalu meridhai ikhtiar kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa kita tercinta. Wassalamu’alaikum warakhmatullahi wabarakaatuh.

Jakarta, 2 Mei 2019


Menteri Pendidikan



Bagi anda yang membutuhkan file sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dapat anda unduh disini.



Semoga artikel saya ini berguna bagi kita semua. Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional, Salam Literasi. 


Buku Agenda Kegiatan Ramadhan 1440 H

Salam Pendidikan,


Selamat bertemu kembali dengan saya admin blog ini, apa kabar pengunjung setia. Jika pada artikel sebelumnya saya telah mengulas program kerja pesantren kilat 2019 / 1440 H bisa anda baca di sini. Setelah anda sudah membuat program kerja kegiatan pesantren kilat untuk melengkapi kegiatan tersebut tidak ada salahnya kalau dibagikan buku agenda kegiatan siswa pada bulan ramadhan 1440 H. 
Buku Agenda Kegiatan Ramadhan 1440 H
Gambar Buku Agenda Kegiatan Ramadhan 1440 H

Buku Agenda kegiatan Ramdhan 1440 hijriyah ini dapat membantu peserta didik khususnya sekolah dasar dan sekolah menengah pertama untuk menuliskan kegiatan-kegiatan ibadah yang telah dilakukan setiap harinya. Buku agenda ini dapat dimanfaatkan oleh pendidik yang mengajar mata pelajaran agama Islam guna menambah nilai siswa.

Secara umum gambaran buku agenda kegiatan siswa di bulan Ramadhan ini berisi hal-hal sebagai berikut:
  1. Sampul depan berisi identitas siswa, sekolah dan kelas yang didudukinya;
  2. Pengertian, syarat dan rukun puasa, (apa puasa itu?, hukum puasa, syarat wajib puasa, rukun puasa, syarat sah puasa, sunah berpuasa, perkara makruh ketika berpuasa, hal yang membatalkan puasa, hari yang disunatkan berpuasa, hari yang diharamkan berpuasa,);
  3. Sholat Idhul Fitri;
  4. Ringkasan ceramah Ramadhan 1440 Hijriyah;
  5. Do'a sehari-hari;
  6. Evaluasi kegiatan harian siswa meliputi ( Sahur, ibadah sholat 5 waktu, sholat sunah, sholat Tarawih, tadarus, infaq dan lain-lain);
  7. Hafalan surat-surat pendek;
  8. Renungan Diri.
  9. Catatan ( bisa diisi kunjungan pada hari raya Idhul Fitri 1440 Hijriyah kepada saudara, guru, ustad dan tokoh agama setempat).
Berdasarkan gambaran di atas bahwa hampir seluruh kegiatan dibulan suci ramadhan yang dilakukan oleh peserta didik dapat terangkum dalam buku agenda kegiatan ramadhan 1440 Hijriyah. 

Dalam hal ini akan membiasakan adik-adik yang belajar berpuasa untuk berperilaku jujur terhadap diri sendiri. Keadaan ini secara tidak langsung dapat membentuk karakter peserta didik yang berkaitan dengan sikap kejujuran. Sebagaimana amanah pembelajaran pada kurikulum 2013 yang menekankan adanya karakter yang baik pada peserta didik.

Selain itu orangtua peserta didik juga mempunyai peran penting dalam membimbing putra-putrinya  di rumah berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan oleh anaknya. Mulai dari ibadah sholat 5 waktu, puasa, sedekah/infaq dll.

Bagi anda yang memerlukan buku agenda kegiatan siswa pada bulan ramadhan dapat anda unduh disini

Semoga artikel yang saya bagikan ini berguna bagi kita semua, sehingga dapat membantu peserta didik untuk lebih khusuk dalam menjalankan ibadah puasa pada tahun ini. Sehingga dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Semoga seluruh amalan ibadah pada bulan penuh berkah ini dapat diterima oleh Allah SWT. 

Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya, jika artikel ini berguna dapat anda bagikan ke akun sosial media yang anda miliki.