14 July 2019

DOWNLOAD RPPH TK KELAS A DAN KELAS B TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Download RPPH TK Kelas A dan Kelas B Tahun Pelajaran 2019/2020, Sahabat bunda yang ada di tanah air yang berbahagia. Memasuki tahun pelajaran 2019/2020 bagaimana dengan perangkat pembelajaran anda?. Pada kesempatan ini saya akan membagikan artikel berkaitan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang familiar dengan istilah RPPH.
Download RPPH TK Kelas A dan Kelas B Tahun Pelajaran 2019/2020
Download RPPH TK Kelas A dan Kelas B Tahun Pelajaran 2019/2020

Dengan adanya RPPH yang saya bagikan ini dapat dijadi referensi anda dalam menyusun RPPH sesuai dengan karakter peserta didik, potensi daerah yang sesuai dengan tempat tinggal anda. Selain itu juga dapat diedit sesuai dengan data Satuan Pendidikan Taman Kanak-Kanak di mana anda menjalakan tugas mengajar seperti biasa.

JUKNIS DAN PEDOMAN YANG WAJIB DIMILIKI OLEH JENJANG PAUD

Download RPPH TK Kelas A dan Kelas B Tahun Pelajaran 2019/2020 terdiri dari 2 kelas A dan Kelas B Semester 1 dan Semester 2. Download RPPH TK Kelas A dan Kelas B Tahun Pelajaran 2019/2020, yang saya bagikan berisi komponen-komponen antara lain meliputi: 
1. Semester/Minggu ke/Hari ke :   I / 1 / 1
2. Hari /tgl :   
3. Kelompok usia :   A
4. Tema/sub tema :   Diriku /Identitas Diri (Nama )
5. KD :  1.1 – 1.2 – 2.5 – 2.8 – 3.1 – 4.1 – 3.3 -4.3 – 3.12- 4.12
6. Materi :  Aku ciptaan Tuhan
- Menyayangi diri sendiri
- Berani tampil di depan umum
- Mengurus diri sendiri
- Menyanyi lagu Aku
- Fungsi identitas diri
- Menggerakkan jari-jari tangan
7. Kegiatan main :      Kelompok dengan kegiatan pengaman 
8. Alat dan bahan :  -   Gambar anak laki-laki dan anak perempuan
                                   -   Kertas,kartu nama,pensil
                                   -   Kertas gambar,krayon
9. Karakter :  Religius, Mandiri

Bagi sabat bunda yang ada di tanah air yang memerlukan RPPH TK Kelas A dan Kelas B Tahun Pelajaran 2019/2020 dapat anda unduh pada link yang tertera dibawah ini:


Semoga dengan adanya RPPH TK Kelas A dan Kelas B Tahun Pelajaran 2019/2020 yang saya bagikan pada kesempatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua khususnya yang pada saat ini mengajar pada satuan Pendidikan Taman Kanak-Kanak. 
Bila memang artikel ini berguna bagi kita semua anda dapat membagikan artikel ini ke media sosial yang anda miliki. Atau anda juga dapat memberikan komentar yang bersifat membangun. Sampai Jumpa dengan artikel saya selanjutnya.

Download Tema dan Logo HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019

Download Tema dan Logo HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019, Kementerian Sekretaris Negara melalui portal resminya telah merilis Tema dan Logo HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 pada hari senin 24 Juni 2019.
Download Tema dan Logo HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019
Download Tema dan Logo HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019

Tema dan logo untuk digunakan dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Kemerdekaan Republik lndonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kiranya Bapak/ibu berkenan memperbanyak dan mensosialisasikannya di lingkungan kerja BapaUlbu serta membantu menyebarluaskan kepada masyarakat umum. Sort copy tema dan logo Peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan Rl Tahun 2019 beserta pedomannya dapat diunduh melalui website resmi Kementerian Sekretariat Negara www. setneg. go. id.

Bahwa dalam rangka memeriahkan Bulan Kemerdekaan, kami mengharapkan kiranya Bapak/lbu dapat turut serta menyemarakkan perayaan bulan Agustus sebagai "Bulan Kemerdekaan Republik lndonesia", antara lain sebagai berikut:
  1. Mengibarkan Bendera Merah Putih serentak di lingkungan instansi Bapak/ibu mulai tanggal 1 s.d. 31 Agustus 2019.
  2. Memasang umbul-umbul, dekorasi, atau hiasan lainnya.
  3. Memanfaatkan secara maksimal desain logo HUT Ke-74 Kemerdekaan Rl yangdapat diunduh pada wvvw.setneg.go.rd ke dalam berbagai media (website/media sosial instansi, stiker kendaraan dinas dan kendaraan jemputan, souvenir maupun merchandise instansi, dll.)
Segala pembiayaan kegiatan dalam rangka menyemarakkan Bulan Kemerdekaan dimaksud harus dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

  1. Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan Republik lndonesia Tahun 2019 [download]
  2. Partisipasi Menyemarakkan Bulan Kemerdekaan Tahun 2019 [download]
  3. Salinan Keputusan Menteri Sekretaris Negara Nomor 174 tahun 2019 - Pembentukan Panitia Pelaksana HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 [download]
  4. Logo HUT RI (.ai) [download]
  5. Logo HUT RI warna merah (.jpg) [download]
  6. Logo HUT RI warna putih (.jpg) [download]
  7. Logo HUT RI warna hitam (.png) [download]
  8. Logo HUT RI warna merah (.png) [download]
Semoga artikel ini berguna bagi kita semua. sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya.
Sumber:https://www.setneg.go.id/view/index/peringatan_hari_ulang_tahun_ke_74_kemerdekaan_republik_lndonesia_tahun_2019

13 July 2019

JUKNIS DAN PEDOMAN YANG WAJIB DIMILIKI OLEH JENJANG PAUD

Juknis dan Pedoman yang wajib dimiliki oleh jenjang PAUD, Juknis biasanya dikenal denga petunjuk teknis yang perlu dikuti.Pedoman adalah Kumpulan ketentuan dasar yang menjelaskan bagaimana sesuatu harus dilakukan. Wajib artinya suatu keharusan untuk dilakukan. Sedangkan PAUD adalah pendidikan anak usia dini.
Juknis dan Pedoman yang wajib dimiliki oleh jenjang PAUD
Juknis dan Pedoman yang wajib dimiliki oleh jenjang PAUD

Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan acuan pelaksanaan kurikulum PAUD 2013 sesuai dengan teori, filosofi , dan landasan pengembangan kurikulum tersebut yang disertai dengan contoh-contoh penerapannya.

Pedoman disusun secara sederhana, menarik, ramah, dan aplikatif agar dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan PAUD yang kondisi dan potensinya beragam, serta dapat dijadikan rujukan sesuai dengan kajian-kajian yang melandasinya. 

Pedoman implementasi Kurikulum 2013 PAUD ini merupakan contoh yang memungkinkan penyesuaian lebih lanjut degan kondisi, potensi, dan budaya setempat. Hal penting dalam Kurikulum 2013 PAUD adalah keterbukaan dalam menerima perubahan, baik perubahan dalam cara berpikir, kebiasaan, sikap, maupun cara kerja. Perubahan tersebut akan berimbas pada perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik. 

Juknis dan Pedoman yang wajib dimiliki oleh jenjang PAUD yang saya bagikan pada kesempatan ini adalah sebagai berikut :
  1. Juknis Taman Kanak- Kanak
  2. Juknis Kelompok Bermain.
  3. Juknis TPA
  4. Juknis PAUD HI
  5. Juknis PAUD Berbasis Agama Islam
  6. Juknis PAK
  7. Juknis BIA
  8. Juknis Pos PAUD
  9. Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, 
  10. Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
  11. Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini
  12. Pedoman penanaman sikap pendidikan anak usia dini
  13. Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
  14. Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
  15. Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini
  16. Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini
  17. Kerangka  Dasar dan Struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini,
  18. Pedoman  Penilaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
Bagi anda yang memerlukan Juknis dan Pedoman yang wajib dimiliki oleh jenjang PAUD dapat anda unduh pada link di bawah ini.
  1. Juknis Taman Kanak- Kanak
  2. Juknis Kelompok Bermain.
  3. Juknis TPA
  4. Juknis PAUD HI
  5. Juknis PAUD Berbasis Agama Islam
  6. Juknis PAK
  7. Juknis BIA
  8. Juknis Pos PAUD
  9. Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
  10. Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
  11. Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini
  12. Pedoman penanaman sikap pendidikan anak usia dini
  13. Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
  14. Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
  15. Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini
  16. Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini
  17. Kerangka  Dasar dan Struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini,
  18. Pedoman  Penilaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
Semoga artikel yang saya bagikan pada kesempatan ini tentang Juknis dan Pedoman yang wajib dimiliki oleh jenjang PAUD dapat memberikan manfaat bagi semua. 

Anda juga dapat membagikan konten ini ke media sosial yang anda miliki, atau memberikan komentar yang bersifat membangun. sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya.

PEDOMAN PENILAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pedoman Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini, Penilaian merupakan proses pengukuran terhadap  hasil dari kegiatan belajar anak. Penilaian kegiatan belajar di PAUD menggunakan pendekatan penilaian autentik. Penilaian autentik merupakan penilaian proses dan hasil belajar untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi sikap (spiritual dan sosial), pengetahuan, dan keterampilan berdasarkan fakta yang sesungguhnya. Penilaian dilakukan secara sistematis, terukur, berkelanjutan, dan menyeluruh yang mencakup pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak selama kurun waktu tertentu.


Pedoman Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini, dalam keseharian guru bekerja bersama anak.  Selain guru memfasilitasi anak, guru juga melakukan pengamatan. Guru mengamati hal-hal apa saja yang anak tahu, apa saja yang anak bisa, dan apa saja yang menjadi kebiasaan anak.

Pedoman Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini, harapannya, bahwa setelah guru mengetahui tiga hal  Kenalilah apa yang menjadi minat,
kekuatan dan kebutuhan anak! tersebut, guru dapat merancang program pengembangan
pembelajaran sesuai dengan minat, kekuatan, dan kebutuhan anak. Program pengembangan pembelajaran yang disusun dan direncanakan sesuai dengan prinsip-prinsip perkembangan anak akan menstimulasi potensi anak menjadi anak yang kompeten. Anak yang semakin tahu, semakin bisa, dan semakin memiliki kebiasaan yang baik.

Berbagai informasi tentang kemajuan anak ini merupakan hasil belajar yang perlu disampaikan pada orang tua. Dengan diperolehnya berbagai informasi tentang anak, orang tua dan guru memperoleh gambaran capaian hasil belajar anak. Capaian ini diukur
berdasarkan standar PAUD yang telah ditetapkan secara nasional, yang tertulis di dalam Permendikbud No. 137 tahun 2014 tentang Standar PAUD dan 146 tahun 2014 tentang Kurikulum PAUD.

Pedoman Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini,
Pedoman Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini,
Secara umum gambaran Pedoman Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini adalah sebagai berikut:
1. Apa itu Penilaian
2. Mengapa perlu dilakukan penilaian
3. Apa yang dinilai
4. Kapan melakukan penilaian terhadap anak
5. Siapa yang melakukan penilaian terhadap anak
6. Bagaimana melakukan proses penilaian

  • Perhatikan prinsip-prinsip dalam melakukan penilaian
  • Lakukan proses pengamatan terhadap anak
7. Di mana menyimpan semua data/informasi tentang anak
8. Bagaimana cara mengolah data/informasi tentang anak?
  • Langkah-langkah dalam mengolah data
  • Kompilasi hasil penilaian data
  • Mengisi Data ke dalam Penilaian Perkembangan Anak
9. Bagaimana pelaporan perkembangan anak kepada orang tua
  • Etika Pelaporan
  • Jenis Pelaporan
  • Waktu Pelaporan
  • Bentuk Pelaporan Semester

Bagi anda yang memerlukan Pedoman Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini dapat anda unduh pada link disini

Semoga artikel saya berkaitan dengan Pedoman Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini ini memberikan maanfaat bagi kita semua, bila artikel ini bermanfaat silahkan anda bagikan, dan jangan lupa beriakn komentar yang bersifat membangun.

PEDOMAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini memuat 16 sikap yang Curah gagasan dalam penyusunan SOP diharapkan menjadi kompetensi anak, yakni (1) memercayai adanya Tuhan, (2) menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, (3) berperilaku hidup sehat, (4) memiliki sikap ingin tahu, (5) kreatif, (6) estetis, (7) percaya diri, (8) disiplin, (9) sabar, (10) mandiri, (11) peduli, (12) toleran, (13) jujur, (14) bertanggung jawab, (15) menyesuaikan diri, (16) rendah hati dan santun.
 
Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Sesuai dengan cara belajar anak yang peniru, pembentukan sikap  harus dimulai dari guru sebagai model perilaku. Keajegan perilaku guru dalam membentuk sikap membantu anak memahami lebih mudah apa dan bagaimana berperilaku sesuai dengan sikap yang diharapkan. 

Untuk keperluan tersebut seharusnya satuan PAUD membuat atau menyusun Standar Operasinal Prosedur (SOP) kegiatan yang di dalamnya memuat nilainilai sikap yang ingin terbentuk pada anak. Dalam upaya memudahkan guru menyusun SOP di satuan PAUD-nya, disusunlah Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini yang diterapkan dalam kegiatan harian satuan PAUD masing-masing.

Gambaran umum tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

1.  STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SATUAN PAUD
  • Standar Operasional Prosedur: Apa, Mengapa dan Bagaimana
  • Apa Pengertian SOP?
  • Apa Tujuan SOP? 
  • Apa Fungsi SOP?
  • Mengapa perlu SOP? 
  • Apa Syarat SOP?
  • Siapa yang membuat SOP? 
  • Kapan SOP diperlukan  
 2. Bagaimana Menyusun SOP
  • Cara Penyusunan
  • Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat SOP 
  • Contoh Cara Memanfaatkan SOP 
  • Jenis dan Daftar SOP Di Satuan PAUD 
  • Apa SOP yang bersifat khusus?

Bagi anda yang memerlukan Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, dapat anda unduh disini

Semoga sertikel saya berkaitan dengan Pedoman Penyusunan Standar Operasional  Prosedur  Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungan anda jangan lupa berikan komentar yang bersifat membangun. Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya

PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini,  Pembelajaran yang baik dilaksanakan secara sistematis dan berkesinambungan. Kegiatan pembelajaran dirancang mengikuti prinsip-prinsip pembelajaran, keluasan muatan/materi, pengalaman belajar, tempat dan waktu belajar, alat/sumber belajar, model pembelajaran dan cara penilaian. 
Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini

Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, kualitas pembelajaran dapat diukur dan ditentukan oleh sejauh mana kegiatan pembelajaran dapat mengubah perilaku anak ke arah yang sesuai dengan tujuan kompetensi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, Guru PAUD diharapkan mampu merancang, mengembangkan, dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, dan perkembangan anak.

Gambaran umum Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini adalah sebagai berikut:

1. Mengapa Guru Perlu Merencanakan Pembelajaran? 
2. Apa yang Dimaksud Rencana Pelaksanaan Pembelajaran?  
  • Apa Saja Jenis Perencanaan?
3. Apa dan Bagaimana Penyusunan Program Semester?
  • Langkah-Langkah Penyusunan Program Semester
  • Contoh Program Pengembangan dan Muatan Pembelajaran 
4. Apa dan Bagaimana Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM)?
  • Identitas Program Layanan
  • Kompetensi Dasar 
  • Materi Pembelajaran 
5. Apa dan Bagaimana Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH)?
Bagi anda yang memerlukan Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, dapat anda unduh disini

Semoga sertikel saya berkaitan dengan Pedoman Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini  memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungan anda jangan lupa berikan komentar yang bersifat membangun. Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya

PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini, Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (Undang-undang Nomor 20
tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I Pasal 1 angka 19).
Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini
Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini

Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk PAUD adalah kurikulum operasional  yang dikembangkan dan dilaksanakan sesuai dengan karakteristik satuan PAUD. Artinya, kurikulum ini dibuat oleh satuan  pendidikan disesuaikan dengan karakteristik satuan PAUD seperti keadaan lingkungan, peserta didik, pendidik, sarana dan prasarana, biaya, dan nilai-nilai yang mendasari, serta program yang akan dilakukan oleh satuan PAUD.

Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini, KTSP diperlukan sebagai acuan atau panduan lembaga untuk:
1. menyelenggarakan program lembaga
2. melaksanakan berbagai layanan dilembaga
3. melaksanakan proses pembelajaran dan melakukan evaluasi hasil belajar.

Secara garis besar Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini membahas beberapa hal dibawah ini antara lain:
 1. Apa, Mengapa  dan Bagaimana KTSP? 
  • Apa Pengertian Kurikulum? 
  • Apa itu KTSP?
  • Mengapa KTSP? 
  • Faktor yang Harus Diperhatikan dalam Mengembangkan  KTSP 
2. Bagaimana Menyusun KTSP PAUD?
  • Perhatikan Prinsip - Prinsip Penyusunan KTSP 
  • Alur  Penyusunan  KTSP  
3. Apa Saja Isi Dokumen (KTSP) PAUD  
  • Apa Komponen Dokumen 1 KTSP?  
  • Apa Saja Dokumen II KTSP PAUD 
  • Bagaimana Sistematika  KTSP PAUD?  
4. Pengesahan, Pemberlakuan dan Masa Peninjauan Ulang KTSP PAUD 
  • Siapa yang Berwenang Mengesahan KTSP PAUD?  
  • Berapa Lama Masa Pemberlakuan KTSP PAUD?   
  • Kapan Dilakukan Peninjauan Ulang KTSP PAUD?  
Bagi anda yang memerlukan Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini, dapat anda unduh disini

Semoga sertikel saya berkaitan dengan Pedoman Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini  memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungan anda jangan lupa berikan komentar yang bersifat membangun. Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya

PEDOMAN PENANAMAN SIKAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pedoman penanaman sikap pendidikan anak usia dini, perkembangan ilmu dan teknologi yang demikian cepat menjadikan persaingan sumber daya manusia demikian tajam makin mengukuhkan bahwa pendidikan di masa depan tidak hanya membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan semata, tetapi yang sangat penting adalah pengembangan karakter yang kuat, gigih, dan kreatif. 
Pedoman penanaman sikap pendidikan anak usia dini,

Pedoman penanaman sikap pendidikan anak usia dini,

Dalam pola pengembangan sumber daya manusia yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sangat jelas bahwa pendidikan di setiap jenjang mengembangkan kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan komposisi ang berbeda. Semakin awal jenjang pendidikan tersebut semakin besar komposisi pengembangan kompetensi sikap. 

Sebagai jenjang pendidikan yang paling dasar, Pendidikan Anak Usia Dini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk membentuk sikap dan karakter peserta didik. Implementasinya dalam Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini, membangun karakter anak dilakukan dengan penanaman sikap melalui pengembangan kompetensi sikap. Pengembangan kompetensi sikap bukan hanya sebagai dampak ikutan (nurturan) dari pengembangan pengetahuan dan keterampilan, melainkan komponen yang harus direncanakan secara.

Secara umum Pedoman penanaman sikap pendidikan anak usia dini membahas beberapa hal di bawah ini:

1. Penanaman Sikap dalam Kurikulum 2013 PAUD  
2. Kompetensi Sikap dalam Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  
  • Kompetensi Sikap Apa Saja dalam Kurikulum 2013 PAUD?
  • Bagaimana Memaknai Setiap KD Sikap?
3. Penanaman Sikap Sejak Usia Dini 
  • Apa Peran Orangtua dalam Menanamkan Sikap?
  • Peran Guru dalam Penanaman Sikap
4. Penanaman Sikap dalam Rencana Pembelajaran 
  • Bagaimana Perencanaannya?
5. Strategi Penanaman Sikap dalam Kegiatan Pembelajaran PAUD 
6. Bagaimana Pembudayaannya  
7. Bagaimana Penilaian Hasil Penanaman Sikap 

Bagi anda yang memerlukan Pedoman penanaman sikap pendidikan anak usia dini, dapat anda unduh disini

Semoga sertikel saya berkaitan dengan Pedoman penanaman sikap pendidikan anak usia dini, memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungan anda jangan lupa berikan komentar yang bersifat membangun. Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya

12 July 2019

PEDOMAN IMPLEMENTASI MUATAN INFORMATIKA DALAM KURIKULUM 2013

Pedoman implementasi muatan informatika dalam Kurikulum 2013Kurikulum 2013 yang diberlakukan mulai tahun ajaran 2013/2014 dikembangkan dengan memerhatikan faktor-faktor yang bersifat internal dan eksternal. Faktor yang bersifat internal terkait dengan aspek teknis pengembangan kurikulum, sedangkan faktor eksternal antara lain terkait kebijakan pemerintah yang ditetapkan melalui berbagai produk hukum seperti Peraturan pemerintah, Keputusan Presiden, Peraturan Menteri, dan peraturan di bawahnya. 
Pedoman implementasi muatan informatika dalam Kurikulum 2013,
Pedoman implementasi muatan informatika dalam Kurikulum 2013,

Faktor eksternal lainnya adalah perubahanperubahan yang terjadi di masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, politik, dan hubungan antar bangsa yang semakin terbuka sebagai akibat globalisasi dan
perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kurikulum 2013 dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran (ICT for learning) yang terintegrasi pada semua mata pelajaran karena pada hakikatnya, saat ini semua kegiatan kehidupan termasuk pembelajaran, berbasis TIK. Untuk mewujudkannya warga sekolah seyogyanya memahami dan menerapkan TIK dalam pelaksanaan kegiatan di sekolah. 

Oleh karena itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengatur peran guru TIK sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013, yaitu membimbing peserta didik untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran, memberikan layanan/fasilitasi kepada sesama guru untuk persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran dan memberikan layanan/fasilitasi kepada tenaga kependidikan untuk mengembangkan sistem manajemen sekolah berbasis TIK.

Dewasa ini, pemanfaatan TIK sebagai alat pembelajaran dalam dunia pendidikan tidaklah cukup, karena saat ini dunia global telah memasuki era revolusi industri generasi keempat atau Revolusi Industri 4.0 (Industry Revolution 4.0/IR4.0) yang tidak dapat dihindari oleh bangsa Indonesia. IR4.0 menghadirkan sistem cyber-physical, dimana industri bahkan
kehidupan sehari-hari mulai bersentuhan dengan dunia virtual yang berbentuk komunikasi manusia dengan mesin yang ditandai dengan kemunculan komputer super, mobil otonom, robot pintar, pemanfaatan Internet of Things (IoT), sampai dengan rekayasa genetika, dan
perkembangan neurotechnology. Era ini menghadirkan teknologi disruptif (disruptive technology) yang menggantikan peran manusia. 

Mengacu pada https://www8.cao.go.jp/cstp/english/society5_0/index.html, manusia dalam bermasyarakat sudah memasuki era Society 5.0 di mana masyarakat  hidup di dunia nyata dan sekaligus di dunia digital.

Untuk mengikuti perkembangan tersebut di atas, sistem pendidikan Indonesia perlu memberikan Informatika sebagai dasar-dasar pengetahuan dan kompetensi yang dapat membentuk manusia Indonesia menjadi insan yang cerdas dan punya daya saing di kawasan regional maupun global.

Beberapa pemikiran yang melandasi pentingnya Informatika diajarkan kepada peserta didik antara lain sebagai berikut:

  1. Di dunia digital modern yang dipenuhi dengan komputasi dan perangkat komputer, seseorang hendaknya bukan hanya pengguna di dunia yang tak dipahaminya, tetapi sebaliknya juga berperan serta secara aktif dan menguasai konsep dasar informatika.
  2. Pemahaman konsep Informatika yang baik akan membuat peserta didik sejak usia dini dapat memanfaatkan sistem komputer dengan baik dan dapat memberikan solusi persoalan pada saat suatu sistem tak berjalan sebagaimana mestinya.
  3. Warga dunia digital yang mampu berpikir komputasional akan mampu untuk memahami secara rasional tentang isu-isu terkait, seperti: hak kekayaan intelektual perangkat lunak, pencurian identitas, rekayasa genetika, kejahatan cyber, dan sebagainya.
  4. Adanya standar dan framework kurikulum Informatika yang sudah dirilis dan diimplementasikan oleh negara maju, antara lain yang dirilis oleh Association for Computing Machinery (ACM), Computer Science Teacher Association (CSTA), dan lembaga nirlaba (code.org) maupun industri.

Pada bulan Desember tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengakomodasi kebijakan diselenggarakannya Informatika sebagai muatan pembelajaran pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dan sebagai mata pelajaran (mapel) Informatika pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA).

Tujuan
Pedoman ini ditulis dengan tujuan agar dapat membantu semua pemangku kepentingan agar:

  1. memahami pengertian, ruang lingkup, dan kedudukan Informatika pada pendidikan dasar dan menengah;
  2. memahami konsep Informatika, muatan, dan perangkat kurikulumnya;
  3. memahami proses pembelajaran yang diharapkan akan dilaksanakan;
  4. mengetahui kriteria sekolah pelaksana mapel Informatika; dan
  5. memahami prinsip, tahapan, dan strategi implementasi muatan/mapel Informatika di sekolah.

Sasaran
Pedoman ini disusun bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan muatan/mapel Informatika, yaitu: (1) dinas pendidikan provinsi maupun kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya; (2) sekolah; dan (3) guru.

Pengertian
Dalam pedoman ini, terdapat beberapa pengertian antara lain:

  1. informatika adalah sebuah disiplin ilmu yang mencari pemahaman dan mengeksplorasi dunia di sekitar kita, baik yang natural maupun artifisial yang secara khusus walau tidak eksklusif berkaitan dengan studi, perancangan, dan implementasi dari sistem komputer, dan pemahaman terhadap prinsip-prinsip yang mendasari perancangan tersebut. Istilah informatika dipakai sebagai padanan istilah Informatics, Computer Science, dan Computing;
  2. teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah terminologi yang mencakup pemanfaatan semua peralatan teknis untuk memroses dan menyampaikan informasi. Fokus TIK adalah bagaimana memanfaatkan produk-produk teknologi informasi dalam menunjang tugas-tugas profesional maupun kegiatan sehari-hari agar lebih kreatif, efisien, dan optimal;
  3. unit pembelajaran informatika adalah satu kesatuan pengetahuan atau keterampilan yang utuh, dilengkapi dengan perencanaan dan bahan ajar, yang siap dijalankan dengan satu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP);
  4. tim kurikulum Sekolah adalah perancang implementasi muatan Informatika, yang diketuai oleh kepala sekolah atau wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan beranggotakan KKG/MGMP Informatika; dan
  5. perangkat pembelajaran adalah semua “file” (hardcopy atau softcopy) yang terkait bahan ajar, proses pembelajaran, serta dokumentasi perencanaan serta pelaksanaannya.

Ruang Lingkup Pedoman
Pedoman implementasi ini memiliki ruang lingkup sebagai berikut.

  1. Pengertian, ruang lingkup, dan kedudukan informatika pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
  2. Syarat implementasi.
  3. Muatan kurikulum Informatika.
  4. Mekanisme implementasi muatan/mapel Informatika di sekolah.
  5. Strategi implementasi.

Landasan

  1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013.
  2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.
  3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah.
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pedoman implementasi muatan informatika dalam Kurikulum 2013 dapat anda unduh disini.


Semoga sertikel saya berkaitan dengan Pedoman implementasi muatan informatika dalam Kurikulum 2013, memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungan anda jangan lupa berikan komentar yang bersifat membangun. Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya.

PEDOMAN PENGEMBANGAN TEMA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pedoman disusun secara sederhana, menarik, ramah, dan aplikatif agar dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan PAUD yang kondisi dan potensinya beragam, serta dapat dijadikan rujukan sesuai dengan kajian-kajian yang melandasinya.
Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini,
Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini,

Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, ini merupakan contoh yang memungkinkan penyesuaian lebih lanjut degan kondisi, potensi, dan budaya setempat. Hal penting dalam Kurikulum 2013 PAUD adalah keterbukaan dalam menerima perubahan, baik perubahan dalam cara berpikir, kebiasaan, sikap, maupun cara kerja. Perubahan tersebut akan berimbas pada perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik 

Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini secara umum membahas berkaitan dengan hal-hal di bawah ini:

1. Mengapa Harus Menggunakan Tema dalam Pembelajaran PAUD?  

  • Mengapa memakai tema?  
  • Apa Pengertian tema? 
  • Apa manfaat tema?  
  • Program Pengembangan apa yang dibangun melalui tema?  
  • Apa prinsip-prinsip dalam memilih tema?

2. Teknik Pengembangan Tema  

  • Bagaimana merumuskan tema? 
  • Objek apa saja yang dapat dijadikan tema?  
  • Seberapa luas tema dapat dikembangkan?  
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan? 
  • Bagaimana merumuskan kompetensi dasar dan materi pembelajaran dikaitkan dengan tema?  
  • Apakah puncak tema itu?  
  • Bagaimana mengembangkan kegiatan dalam transisi antartema?  

Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, menggunakan pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik dipandang sesuai dengan pola kerja otak karena membahas satu tema dari berbagai konsep dan aspek perkembangan. Penentuan tema sangat terbuka. Artinya, satuan PAUD dapat menentukan tema yang akan digunakan dalam pembelajaran sesuai dengan minat anak, situasi dan kondisi lingkungan, serta kesiapan guru mengelola kegiatan.

Penentuan tema tidak sekadar mudah diterapkan, tetapi perlu memperhatikan beberapa
prinsip agar pembelajaran yang dilaksanakan lebih menarik dan mendalam. Keluasan tema
bergantung pada kemampuan guru dalam menguasai tema tersebut.

Hal penting yang harus diperhatikan guru dalam mengembangkan tema adalah
kebermaknaan tema dalam membangun pengalaman belajar yang bermutu bagi anak usia dini. Oleh karena itu dalam menentukan tema menjadi penting bila diawali dengan identifikasi tema dan sekaligus ketertarikan anak terhadap topik tertentu. Untuk memberikan wawasan kepada para guru PAUD dalam mengembangkan tema pembelajaran, maka disusun“Pedoman Pengembangan Tema dalam Pembelajaran Anak Usia Dini”. 

Pedoman ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam mengembangkan tema di
lembaga PAUD masing-masing.

Bagi anda yang memerlukan Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, dapat anda unduh disini

Semoga sertikel saya berkaitan dengan Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungan anda jangan lupa berikan komentar yang bersifat membangun. Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya.

PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini,  Hal-hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pembelajaran yang . Pedoman disusun secara sederhana, menarik, ramah, dan aplikatif agar dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan PAUD yang kondisi dan potensinya beragam, serta dapat dijadikan rujukan sesuai dengan
kajian-kajian yang melandasinya. 
Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini,
Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini,

Pedoman implementasi Kurikulum 2013 PAUD ini merupakan contoh yang memungkinkan penyesuaian lebih lanjut degan kondisi, potensi, dan budaya setempat. Hal penting dalam Kurikulum 2013 PAUD adalah keterbukaan dalam menerima perubahan, baik perubahan dalam cara berpikir, kebiasaan, sikap, maupun cara kerja. Perubahan tersebut akan berimbas pada perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik. 

Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, secara garis besar membahasa beberapa hal seperti pada penjelasan di bawah ini. 

1. Bagaimana Mengelola Pembelajaran di PAUD?  

  • Perhatikan Karakteristik Kurikulum 2013 PAUD. 
  • Menyenangkan di PAUD.  

2. Apakah yang Dimaksud Pendekatan Saintifik?  
3. Mengapa Perlu Pendekatan Saintifik? 

  • Cara Belajar Anak Usia Dini 
  • Prinsip Pembelajaran PAUD  

4. Kapan Pendekatan  Saintifik dapat Dialami Anak?  
5. Seperti Apa Penerapan Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik?   
6. Bagaimana Proses Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran di PAUD? 

Guru perlu memperhatikan cara anak usia dini belajar dan prinsip-prinsip  pembelajaran PAUD. Anak usia dini belajar secara bertahap dengan cara berpikir yang khas. Ia mampu belajar dengan berbagai cara, dan ia belajar dari proses interaksi dengan lingkungannya. Pada prinsipnya anak belajar melalui bermain. 

Hal ini sesuai dengan perkembangan anak, yang menjadikan bermain sebagai kebutuhan anak. Bermain membuat anak menjadi pembelajar aktif, dan memungkinkan anak menjadi makin kreatif. Selain itu, dalam kegiatan bermain yang didukung lingkungan yang kondusif, anak sesungguhnya juga belajar mengembangkan nilai-nilai karakter. Saat bermain, anak belajar berbagi, peduli, kerjasama, bertanggungjawab, dll.

Penanaman nilai-nilai karakter untuk anak usia dini akan terjadi dengan sendirinya pada saat anak praktek langsung dan melihat model/teladan dari orang lain. Di sinilah dukungan dari lingkungan yang kondusif diperlukan dalam pembentukan karakter anak.

Bagi anda yang memerlukan Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini dapat anda unduh disini

Semoga sertikel saya berkaitan dengan Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungan anda jangan lupa berikan komentar yang bersifat membangun. Sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya.

11 July 2019

Persiapan Pemutakhiran Dapodik Tahun Ajaran 2019/2020

Persiapan Pemutakhiran Dapodik Tahun Ajaran 2019/2020, informasi ini dilansir oleh admin dapodikdamen pada hari ini tanggal 11 Juli 2019 melaui portal resmi dapodikdasmen. Dalam berita tersebut ditujukan kepada :

Persiapan Pemutakhiran Dapodik Tahun Ajaran 2019/2020
Persiapan Pemutakhiran Dapodik Tahun Ajaran 2019/2020
1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
2. Kepala LPMP
3. Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota
4. Kepala Sekolah SD, SMP, SLB, SMA dan SMK
5. Operator Dapodik Di Seluruh Nusantara

Pada saat ini kita telah memasuki Tahun Ajaran Baru 2019/2020, sekolah telah melakukan proses periodikal pembelajaran mulai dari proses kelulusan siswa, kenaikan tingkat dan juga penerimaan siswa baru. Semua proses periodikal yang dilaksanakan tersebut tentunya harus diikuti dengan pemutakhiran data pada sistem pendataan Dapodik. Untuk persiapan melakukan pemutakhiran data Tahun Ajaran Baru 2019/2020, ada beberapa hal untuk diperhatikan:

1. Data siswa baru kelas 1, 7, dan 10 diinput kedalam Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 yang digunakan untuk input data Semester 1 Tahun Ajaran 2019/2020.

2. Proses kelulusan untuk siswa tingkat akhir, yaitu kelas 6, 9 dan 12 akan dilakukan oleh Admin Dapodik Pusat secara otomatis oleh sistem. Jadi operator Dapodik Sekolah TIDAK DIPERBOLEHKAN melakukan proses kelulusan pada Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019.e.

3. Sekolah TIDAK DIPERBOLEHKAN menambahkan data siswa baru dan data siswa naik kelas di Tahun Ajaran 2019/2020 pada Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019.e. Proses memasukkan data siswa baru Tahun Ajaran 2019/2020 dilakukan menggunakan teknik tarik data online melalui Manajemen Sekolah Dapodikdasmen setelah Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 dirilis.

4. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 saat ini sedang dalam tahap pengujian, dan direncanakan akan dirilis pada awal Agustus 2019.

5. Sinkronisasi menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019.e masih dibuka untuk melakukan perbaikan data Semetser 2 Tahun Ajaran 2018/2019 sampai dengan akhir Juli 2019.

Semoga informasi ini dapat dipahami oleh semua pihak yang berkaitan dengan aplikasi Dapodik Jenjang dikdasmen, terima salam satu data


PEDOMAN PENGELOLAAN KELAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini, Lingkungan adalah guru ketiga bagi anak. Dari lingkungan, anak belajar  tentang kebersihan, kerapian, disiplin, kemandirian, semangat pantang menyerah, dan banyak hal lainnya. 
Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini
Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini

Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini oleh karena itu, lingkungan pada Pendidikan Anak Usia Dini harus direncanakan, ditata, dimanfaatkan, dan dirawat secara cermat agar mampu mendukung pencapaian hasil belajar yang telah ditetapkan bersama. “Dari lingkungan hidupnya, anak belajar” Dorothy Law Nolte.

Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini, lingkungan belajar, baik di dalam maupun  di luar mempengaruhi apa dan bagaimana anak belajar. Lingkungan yang mengundang; mendorong dan membantu anak bereksplorasi, bereksperimen; memanipulasi benda dan alat main secara bermakna, menyenangkan, dan menantang kemampuan berpikir mereka membuat kegiatan pembelajaran menjadi semakin menyenangka.

Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini, Lingkungan belajar tidak selalu 
identik dengan banyaknya alat permainan yang dimiliki, tetapi terlebih penting adalah bagaimana agar anak dapat terlibat aktif di dalam lingkungan belajar tersebut.

Tidak pula menjadi arif bila satuan PAUD yang terbatas luas halaman bermainnya diisi dengan alat permainan di luar yang penuh sesak. Anggapan bahwa PAUD yang tidak memiliki alat bermain di luar adalah lembaga PAUD yang kurang bermutu, sudah harus ditinggalkan.

Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini, secara garis besar membahas permasalahan-permasalahan seperti di bawah ini:

1. Mengapa Lingkungan Belajar Penting bagi Anak?  

2. Apa Saja Model Pembelajaran yang Dapat Digunakan?  

  • Model Sudut  
  • Model Area  
  • Model Sentra  

3. Bagaimana Menata Lingkungan Belajar?

  • Apa Fungsinya?  
  • Prinsip Apa Saja yang Harus Diperhatikan?  
  • Apa Persyaratannya?  
  • Penataan Ruang Belajar di Dalam (indoor) 
  • Bagaimana Memilih Furnitur?  
  • Apa yang Diperhatikan dalam Menempatkan Toilet? 
  • Bagaimana Menata Ruang Luar (outdoor)?  
  • Apa yang Harus Dipertimbangkan dalam Membentuk Pagar? 

4. Apa dan Bagaimana Pengorganisasian Belajar bagi Anak? 

  • Jumlah Anak  
  • Kelompok Usia Anak 
  • Waktu Belajar  

Bagi anda yang memerlukan Pedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini, dapat anda unduh disini

Semoga artikel saya berkaitan denganPedoman pengelolaan kelas pendidikan anak usia dini memberikan manfaat bagi kita semua. bila artikel ini bermanfaat silahkan anda bagikan, dan jangan lupa beriakn komentar yang bersifat membangun, sampai jumpa dengan artikel saya selanjutnya.